Malam 1 Rajab 1446 Hijriah, yang jatuh bertepatan dengan 1 Januari 2025, menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Bulan Rajab, sebagai salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam, memiliki banyak keutamaan. Dalam Al-Qur’an, bulan ini disebut sebagai waktu di mana peperangan diharamkan untuk menghormati kesuciannya.
Rasulullah SAW menegaskan keistimewaan bulan Rajab melalui sabdanya: “Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadan adalah bulan umatku.” Sabda ini menunjukkan pentingnya bulan Rajab sebagai masa untuk memperbanyak amalan dan mempersiapkan diri menyambut Ramadan.
Keistimewaan Malam 1 Rajab
Pada malam 1 Rajab, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, mengingat malam ini disebut sebagai salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Dalam kitab Mukasyafatul Qulub, Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa malam pertama Rajab termasuk dalam lima malam di mana doa tidak akan ditolak. Riwayat dari Ibnu Umar menegaskan hal serupa: “Ada lima malam di mana doa tidak tertolak: malam Kamis, malam pertama Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha.”
Selain itu, malam ini dipercaya sebagai malam ketika pintu-pintu surga dibuka lebar. Dalam sebuah riwayat, diceritakan seorang ulama yang berdoa agar kematiannya ditunda hingga bulan Rajab, karena ia mendengar bahwa orang yang wafat di bulan ini akan diselamatkan dari api neraka. Doanya dikabulkan, dan ia meninggal di bulan Rajab.
Amalan yang Dianjurkan pada Malam 1 Rajab
- Berdoa
Berdoa di malam 1 Rajab memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus memasuki bulan ini:Allahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya’baana wa ballighna Ramadhana
(Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan). - Berpuasa
Meskipun tidak wajib, puasa pada bulan Rajab sangat dianjurkan. Dalam sebuah hadis, disebutkan bahwa puasa pada hari pertama bulan Rajab memiliki pahala seperti puasa satu bulan penuh. - Salat Malam
Salat Tahajud pada malam 1 Rajab memberikan kesempatan umat Islam untuk bermunajat dan memohon ampunan kepada Allah SWT. - Berzikir dan Membaca Al-Qur’an
Zikir seperti tasbih, tahmid, dan tahlil dapat menenangkan hati serta mendekatkan diri kepada Allah. Membaca Al-Qur’an di bulan Rajab juga menambah ketakwaan. - Bersedekah
Sedekah di bulan Rajab akan mendapatkan pahala berlipat ganda.
Persiapan Menuju Ramadan
Bulan Rajab sering disebut sebagai waktu persiapan menuju bulan Ramadan. Analogi yang populer menyebut bahwa Rajab adalah waktu menanam benih, Sya’ban waktu menyirami, dan Ramadan waktu memanen hasilnya. Dengan memperbanyak ibadah di bulan Rajab, umat Islam dapat mempersiapkan diri secara spiritual untuk menghadapi Ramadan dengan lebih khusyuk.
Rajab juga menjadi saksi berbagai peristiwa bersejarah dalam Islam, seperti Isra Mi’raj yang terjadi pada 27 Rajab, kelahiran Imam Ali bin Abi Thalib pada 13 Rajab, dan pembebasan Baitul Maqdis oleh Salahuddin Al-Ayyubi.
Malam 1 Rajab adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memperbanyak ibadah, introspeksi diri, dan meningkatkan kualitas amal, bulan Rajab dapat menjadi momentum memperbaiki diri dan mempersiapkan jiwa menyambut Ramadan. Semoga keberkahan bulan ini membawa kebaikan di dunia dan akhirat.