Masa Berkabung Nasional Diumumkan Selama 7 Hari Terkait Kecelakaan Pesawat di Korea Selatan

by christine natalia
0 comment
68 / 100

Korea Selatan tengah berduka setelah sebuah kecelakaan pesawat yang merenggut sedikitnya 177 nyawa dan membuat dua orang lainnya hilang. Presiden Sementara Choi Sang-mok mengumumkan masa berkabung nasional pada Minggu (29/12), sebagai respons atas tragedi tersebut. Keputusan ini diambil setelah pertemuan darurat yang digelar beberapa jam setelah pesawat penumpang yang membawa 181 orang mengalami pendaratan darurat dan meledak di Bandara Muan, sebuah daerah di barat daya Korea Selatan.

Dalam pernyataannya, Choi menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. “Kami menyampaikan belasungkawa dan simpati yang terdalam kepada keluarga yang ditinggalkan oleh mereka yang kehilangan nyawa dalam tragedi yang tidak terduga ini,” ujarnya.

Kecelakaan ini melibatkan pesawat yang berangkat dari sebuah bandara domestik. Di antara 181 orang yang berada di dalam pesawat, dua anggota kru dilaporkan selamat. Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan pencarian terhadap dua penumpang yang hilang.

Sebagai bagian dari respon pemerintah, Choi mengumumkan masa berkabung selama tujuh hari, yang dimulai pada Minggu (29/12) dan berlangsung hingga tengah malam Sabtu mendatang. Ia juga menetapkan Muan sebagai zona bencana khusus, sebuah langkah yang membuka peluang untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

Dalam upayanya untuk memfasilitasi pemulihan, Choi menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan segala bentuk dukungan yang diperlukan. “Kami akan memberikan semua bantuan yang diperlukan untuk upaya pemulihan, dukungan untuk keluarga yang berduka, dan perawatan medis bagi yang terluka,” tambahnya. Presiden sementara itu juga menekankan pentingnya pengerahan seluruh sumber daya yang ada, baik peralatan, personel, maupun infrastruktur, untuk menangani dampak dari insiden tersebut.

Baca juga: Dokter dan Influencer Azmi Fadhlih Meninggal Dunia Akibat Pecah Pembuluh Darah di Otak

Selain itu, Choi menginstruksikan lembaga terkait untuk segera mengerahkan bantuan medis dan personel ke lokasi kejadian. Pemerintah juga akan memastikan bahwa kebutuhan dasar bagi keluarga korban dan masyarakat yang terdampak bisa segera dipenuhi.

Choi Sang-mok, yang juga menjabat sebagai wakil perdana menteri urusan ekonomi dan menteri keuangan, sementara ini mengambil peran kepemimpinan negara setelah Majelis Nasional memutuskan untuk menangguhkan tugas Presiden Sementara Han Duck-soo. Han baru menjabat kurang dari dua minggu setelah menggantikan Presiden Yoon Suk Yeol pada 14 Desember lalu, yang sebelumnya dimakzulkan akibat penanganan buruk terhadap undang-undang darurat.

Kecelakaan ini menambah deretan tragedi yang memprihatinkan bagi Korea Selatan, yang kini menghadapi tantangan besar dalam upaya pemulihan serta dukungan terhadap keluarga korban. Pemerintah berjanji akan terus bekerja untuk memberikan bantuan yang maksimal kepada yang terdampak, sembari memastikan proses penyelidikan berjalan dengan transparansi penuh.

Insiden ini menjadi sorotan global, dengan banyak pihak yang mengungkapkan rasa simpatinya terhadap keluarga yang ditinggalkan. Sejumlah negara juga mengirimkan ucapan belasungkawa, mendukung upaya pemulihan yang tengah dilaksanakan oleh pemerintah Korea Selatan.

You may also like

Leave a Comment

Berita Terkini

SuaraUnggul by Suara Unggul team