Pemerintah Provinsi Bali menyatakan komitmen penuh untuk mendukung penyelenggaraan ajang lari berskala nasional, Kemala Run 2026. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, yang menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mengawal kesuksesan kegiatan tersebut. Ajang olahraga ini diproyeksikan diikuti sekitar 15 ribu peserta dari berbagai daerah dan diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pernyataan dukungan itu disampaikan setelah Gubernur Bali menerima audiensi Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, di Kantor Gubernur Bali pada Kamis, 5 Maret 2026. Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat kepolisian, di antaranya Kabag Renmin Korlantas Polri Kombes I Made Agus Prasatya dan Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Turmudi.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster menilai Kemala Run bukan sekadar kegiatan olahraga biasa. Ia melihat agenda tersebut sebagai program besar yang memiliki potensi memberi manfaat luas bagi masyarakat. Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan ini juga dinilai mampu memperkuat citra Bali sebagai destinasi sport tourism yang menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menurut Koster, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap keberhasilan agenda nasional yang melibatkan berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, serta organisasi masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan penyelenggaraan kegiatan berjalan lancar dan aman.
Di sisi lain, Gubernur Bali juga menyoroti aspek kesiapan infrastruktur, terutama terkait akses menuju lokasi kegiatan. Mengingat acara akan berlangsung di wilayah Gianyar, ia memastikan pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti sejumlah kebutuhan perbaikan fasilitas penunjang. Salah satu fokus perhatian adalah kondisi jalan menuju lokasi kegiatan yang perlu ditingkatkan agar mampu mendukung mobilitas peserta dan pengunjung.
Ia menjelaskan bahwa lokasi yang dipilih sebenarnya sangat representatif untuk penyelenggaraan acara berskala besar. Area tersebut dinilai luas dan memiliki fasilitas yang memadai. Namun demikian, perbaikan akses jalan tetap menjadi prioritas agar ribuan peserta dapat mencapai lokasi dengan nyaman dan aman.
Pemerintah Provinsi Bali, lanjut Koster, akan mengawal proses perbaikan tersebut melalui koordinasi dengan instansi terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan teknis dapat diselesaikan sebelum hari pelaksanaan.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyambut baik dukungan yang diberikan pemerintah daerah. Ia menilai kolaborasi antara kepolisian, Bhayangkari, dan pemerintah provinsi menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan Kemala Run 2026.
Agus mengungkapkan bahwa lokasi yang dipilih untuk penyelenggaraan acara memiliki keunggulan tersendiri. Bali United Training Centre di Gianyar dinilai mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pelari. Selain fasilitas olahraga yang modern, kawasan tersebut juga memiliki panorama alam khas Bali yang menjadi daya tarik tersendiri.
Menurutnya, antusiasme pemerintah daerah menunjukkan adanya komitmen kuat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda olahraga yang berkualitas. Ia optimistis penyelenggaraan Kemala Run 2026 dapat berlangsung lancar sekaligus memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta.
Kemala Run 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 April 2026. Ajang ini akan digelar di Bali United Training Centre, Gianyar, Bali. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai memiliki fasilitas olahraga yang memadai serta mampu menampung ribuan peserta.
Tahun ini, Kemala Run mengusung tema khusus bertajuk “Charity for Indonesia”. Tema tersebut menekankan bahwa kegiatan olahraga tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memiliki misi kemanusiaan.
Ketua Panitia Kemala Run 2026, Ny. Deni Agus Suryo, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini dirancang sebagai gerakan olahraga yang sekaligus menggalang kepedulian sosial. Melalui konsep tersebut, masyarakat diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan sehat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi sesama.
Ia menyampaikan bahwa semangat kegiatan ini sejalan dengan arahan Ketua Umum dan Ketua Pembina Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo. Oleh karena itu, Kemala Run 2026 diarahkan menjadi wadah untuk memperkuat solidaritas sosial melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi luas masyarakat.
Konsep “berolahraga sambil berdonasi” menjadi inti dari penyelenggaraan Kemala Run tahun ini. Melalui mekanisme tersebut, hasil dari kegiatan akan disalurkan untuk berbagai program sosial dan kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia.
Dana yang terkumpul nantinya akan dikelola melalui Yayasan Kemala Bhayangkari. Yayasan tersebut selama ini dikenal aktif menyalurkan bantuan untuk kegiatan sosial, pendidikan, serta program kemanusiaan di berbagai wilayah.
Dengan konsep tersebut, Kemala Run 2026 tidak hanya menonjolkan sisi kompetisi olahraga. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Selain memberikan manfaat sosial, kegiatan ini juga diproyeksikan mampu memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism unggulan. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata lokal, mulai dari perhotelan, transportasi, hingga pelaku usaha kecil.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan berbagai pemangku kepentingan, Kemala Run 2026 diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang. Tidak hanya menjadi ajang olahraga prestisius, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat solidaritas nasional melalui gerakan kemanusiaan yang melibatkan masyarakat luas.